Hal-Hal yang Bisa Membuat Konsumen Kecewa

Konsumen kecewa akan membuat usaha kita menurun tingkat kesuksesannya. Karena ketika konsumen kecewa, penjualan produk kita akan semamin berkurang. Untuk itulah sering sekali kita bicarakan tentang menjalin kedekatan dengan konsumen agar tidak terjadi hal-hal yang bisa merugikan usaha kita. Jika hubungan yang terjalin dengan konsumen baik, maka tidak menutup kemungkinan konsumen tersebut semakin loyal dengan usaha Anda, dan begitu juga sebaliknya. Lalu apa saja yang bisa membuat konsumen kecewa?

  • Ketidakpastian. Karena pada dasarnya tidak ada konsumen yang menyukai sesuai yang belum pasti. Konsumen selalu membutuhkan kepastian informasi secara detail sebelum dia memutuskan untuk membeli atau tidak. Jadi, pastikan bahwa informasi yang Anda berikan benar-benar lengkap dan valid.
  • Diabaikan. Pembeli adalah raja. Ungkapan ini memang tepat karena sekali And amengabaikan konsumen Anda, maka itu akan menjadi batu sandungan untuk usaha Anda sendiri. Layani setiap konsumen yang datang dengan sebaik-baiknya.
  • Tidak memahami kebutuhan konsumen. Konsumen kecewa jika Anda tidak memahami apa yang mereka butuhkan. Misalnya ada produk yang sangat diminati konsumen ternyata barangnya sering kosong. Hal ini tentu akan membuat konsumen menjadi kecewa dan berpikir bahwa Anda hanya berpikir tentang besarnya keuntungan saja.
  • Janji palsu. Pada masa promosi, seringnya pelaku usaha mengumbar janji-janji manis untuk menarik simpati dari calon konsumen. Tetapi tak sedikit pula yang ternyata hanya janji-janji palsu. Nah, untuk menghindari hal semacam ini, sebaiknya Anda menyesuaikan kemampuan Anda sebelum mengeluarkan janji pada calon konsumen.
  • Membatasi pelayanan sesuai dengan ras. Untuk menghadapi persaingan global, sudah bukan saatnya Anda melayani konsumen hanya berdasarkan agama, suku atau latar belakang yang mereka miliki.
  • Tak mau mengalah. Konsumen kecewa dengan penjual yang tidak mau menghadapi complain yang diberikan oleh konsumen. Untuk mengatasinya, ketika Anda menerima complain dari konsumen, sebaiknya Anda menanggapinya dengan tenang dan sedikit mengalah untuk mengemablikan kepercayaan konsumen.
  • Kurang professional dan ceroboh. Profesionalitas kerja harus Anda tingkatkan untuk mengoreksi setiap pekerjaan yang Anda jalankan.
  • Kebohongan pelaku usaha. Kejujuran adalah modal awal yang harus dijaga oleh para pelaku usaha untuk membangun kepercayaan konsumen.

Sumber: http://infoduit.com

Tentang saepudin

Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : 1. Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju https://saepudinonline.wordpress.com 2. Anda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Mari kita saling menghargai sebuah karya... Terima kasih atas kunjungannya. Mohon beri komentar atau saran untuk menyempurnakan website ini. Salam sukses selalu..
Pos ini dipublikasikan di UMKM dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s