Merintis Kemandirian Ekonomi

Koperasi dipandang sebagai gerakan ekonomi rakyat ataupun sebagai badan usaha berperan serta untuk mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 dalam tata perekonomian nasional yang disusun sebagai usaha bersama atas dasar kekluargaan dan demokrasi ekonomi.

Tujuan yang begitu mulia dimana kekuatan ekonomi diserahkan kepada masyarakat dan untuk kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Hanya saja perkembangan koperasi di desa-desa terasa lamban karena informasi cara pembentukan koperasi tidak sampai ke desa-desa, seperti ke Desa Mandalamekar. Seingat penulis, sudah sepuluh tahun lebih, di Kecamatan Jatiwaras dari sebelas desa yang ada, baru terbentuk satu unit Koperasi yang mendapat legitimasi dari Pemerintah Kabupaten, yakni Koperasi Mandala Karya, yang bertempat di Desa Ciwarak. Perkembangan Koperasi tersebut cukup bagus, sayangnya tidak ditransfer ke desa desa lainnya khususnya di Kec. Jatiwaras.

Idealnya setiap desa mempunyai lembaga keuangan semacam Koperasi yang kuat dan diakui keabsahannya atau paling tidak setiap tiga desa ada satu unit Koperasi, sehingga tujuan Undang-Undang Dasar 11945, Pasal 33, dimana kemakmuran masyarakat yang menjadi tujuan paling utama bisa lebih cepat di wujudkan.

Lambannya perkembangan Koperasi di desa-desa selain minimnya informasi yang diterima jajaran pemerintahan dan masyarakat desa juga karena kurangya sumber daya manusia yang memahami Koperasi secara benar, dengan demikian dikhawatirkan Koperasi hanya tumbuh di kota-kota sehingga kalau ada bantuan dana yang melalui Koperasi, akhirnya tidak sampai ke desa, padahal seumpama bantuan tersebut diperuntukan bagi para petani. Yang paling dimungkinkan dimana lahan kebun-kebun di desa dan hasilnya dikuasai warga kota, orang desa hanya sebagai kuli atau mendapat sewa tanah semata, padahal dana yang digulirkan adalah bantuan pemerintah melalui Koperasi. Karena kebanyakan yang mengetahui tata cara pendirian Koperasi adalah masyarakat kota atau desa yang telah maju. Ketika program itu gagal orang desa akan menjadi objek dan kalau program itu sukses, hasilnya hanya di nikmati pemilik yang notabene bukan warga desa. Hal ini bisa saja terjadi ketika sulitnya ditemukan koperasi yang diakui di desa-desa..

Menurut Dadeng, Staf Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, Kab. Tasikmalaya, dia menuturkan bahwa pendirian Koperasi secara hukum bisa ditempuh dalam satu bulan, akan tetapi kalau membentuk Koperasi yang berkwalitas memerlukan waktu sekitar enam bulan untuk melatih dan menanamkan kesadaran berkoperasi. tapi yang paling penting ada tiga faktor untuk memajukan koperasi. ” Perjuangan, kepedulian dan semangat yang bisa membesarkan Koperasi,” tuturnya.

Dengan masih jarangnya Koperasi yang diakui pemerintah, secara tidak langsung akan menciptakan konglomerarisasi, tengkulak atau Bank yang berkedok Koperasi. Karena bentuk bantuan tidak akan merata, seperti di Kec. Jatiwaras hanya ada satu Koperasi. Kondisi seperti ini juga akan menyulitkan pemerintah dalam menyalurkan bantuan yang sangat dibutuh masyarakat banyak, misalnya penyaluran pupuk bersubsidi. Pemerintah lebih suka menyalurkannya melalui pedagang/pengusaha dimana keuntungan dan kejelasannya hanya di miliki segelintir orang. Coba kalau Koperasi sudah benyak berdiri di desa-desa penyaluran pupuk atau lainnya bisa melalui koperasi tersebut.

Mandalamekar saat ini sedang merintis pendirian koperasi yang legal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya menuju kemandirian pada 2025. Persyaratan dan semua tahapan dalam mendirikan Koperasi yang diakui pemerintah akan terus dilaporkan. Selain untuk memasyarakatkan Koperasi juga menunggu saran dari pembaca terutama yang telah menempuh pendirian Koperasi. (mandalamekar.or.id)

Tentang saepudin

Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : 1. Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju https://saepudinonline.wordpress.com 2. Anda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Mari kita saling menghargai sebuah karya... Terima kasih atas kunjungannya. Mohon beri komentar atau saran untuk menyempurnakan website ini. Salam sukses selalu..
Pos ini dipublikasikan di Artikel Bisnis dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s