Andena Hirma Putri, Salah Satu Wakil Jabar di Wirausaha Muda Mandiri Tingkat Nasional

Berani memulai, berani mengambil peluang dan tak takut akan sebuah kegagalan karena gagal merupakan bagian dari proses pembelajaran. Berpegang teguh pada hal tersebut, akhirnya kini Andena Hirma Putri, mahasiswi Fakultas Peternakan Unpad (2009) berhasil menjadi salah satu wirausahawan muda yang sukses melalui usaha di bidang sandang khususnya batik yang ia beri nama “Andena Batik”.

Andena Hirma Putri, mahasiswi Fakultas Peternakan Unpad yang menjadi salah satu Finalis Nasional Wirausaha Muda Mandiri bidang Kreatif. (Foto: Indra Nugraha)

Melalui usaha yang dirintisnya tersebut kini Andena terpilih menjadi salah satu Finalis Nasional Wirausaha Muda Mandiri bidang Kreatif yang diselenggarakan oleh Bank Mandiri mewakili provinsi Jawa Barat, pada Jumat (21/12) lalu di Hotel Papandayan, Bandung. Selanjutnya ia akan mengikuti kompetisi tingkat nasional yang diadakan pada 11-21 Januari 2013 mendatang.

Awal ketertarikan Andena di bidang wirausaha sejatinya telah tumbuh semenjak ia duduk di bangku sekolah dasar, dimana lingkungan tempat ia tinggal pun telah membentuk karakter dirinya untuk menjadi salah seorang wirausahawan unggul. “Dari kecil saya sempat sewa-sewain buku, majalah, komik punya sendiri ke teman-teman. Karena lingkungan saya juga dulu banyak yang senang jualan jadi pengen juga,” ujarnya ketika ditemui di Ruang UPT Humas, Gedung Rektorat Unpad, Kampus Jatinangor, Kamis (27/12).

Menginjak bangku kuliah, gairah untuk berwirausaha pun semakin tumbuh dalam dirinya. Melihat berbagai macam peluang bisnis batik asal daerahnya, Tasikmalaya, ia pun mencoba bergelut dalam dunia tersebut. Diyakininya, batik ini sendiri memiliki pasar yang semakin hari semakin berkembang dengan sangat baik, terlebih adanya pengakuan dari UNESCO mengenai batik tak ayal telah membuat semua orang semakin menghargai batik sebagai warisan budaya kita.

Selain sebagai ladang rupiah, bisnis yang ia jalani sekarang juga merupakan bagian dari tanggung jawab moral nya. “Sebenarnya disamping profit ada tanggung jawab tersendiri bagi saya untuk  mengembangkan batik ini, karena kebetulan juga batik ini telah mendarah di keluarga saya,” tuturnya.

Dikatakannya, dalam membangun Andena Batik yang kurang lebih telah dua tahun berjalan ini menurutnya diperlukan sebuah kerja keras dan semangat pantang menyerah. Selain itu sikap kreatif dan inovatif pun perlu terus dikembangkan guna menjaga persaingan usaha yang semakin berat.

Berbagai macam inovasi batik pun dilakukan oleh Andena Batik, seperti misalnya mendobrak pakem batik yang selama ini didominasi oleh warna-warna yang cenderung gelap dan menggantinya dengan warna-warna terang  seperti oranye, merah, hijau, pink. Bentuk produk batik jadi pun dihasilkan oleh Andena Batik seperti baju, sepatu, wedges, tas, hingga dompet. Namun, dari berbagai macam inovasi produk batiknya tersebut, Andena tetap tak ingin meninggalkan sisi budaya yang harus tetap lestari.

“Inovasi yang kita lakukan sih sebenarnya lebih ke batik-batik modern, jadi batik yang ga terikat dengan nilai-nilai budaya atau motif-motif batik terdahulu. Kita lebih ke motif batik yang merupakan perpaduan dari nilai-nilai abstrak seperti motif bunga, kupu-kupu namun tetap juga dikombinasi dengan budaya kita,” katanya.

Salah satu hal unik lain yang ditorehkan Andena dalam batiknya adalah sebuah cerita. Dimana batik yang kini sedang ia buat berusaha untuk menggambarkan alur kisah tentang kehidupan tokoh-tokoh mitos khas Jawa Barat, kebudayaan Jawa Barat serta sejarah di masa lampau yang pernah terjadi di Jawa Barat. Hal tersebut ia gambarkan seperti misalnya dalam tokoh Sangkuriang, seni tari Jaipong, hingga sejarah Bandung Lautan Api.

Meskipun bisa dibilang telah sukses dalam bidang wirausaha yang digelutinya, namun Andena yang kini sedang disibukkan dengan penyelesaian tugas akhirnya ini mengakui bahwa pendidikan merupakan hal yang paling utama. Oleh karena itu manajemen waktu yang sangat baik merupakan salah satu hal penting bagi dirinya maupun mahasiswa lainnya yang ingin terjun di dunia kewirausahaan. “Intinya sih bagaimana caranya kita bisa membagi waktu,” tegasnya.

Harapan terbesar yang  Andena ingin raih saat ini yaitu dapat memiliki sebuah tempat produksi batik sendiri yang benar-benar ramah terhadap lingkungan. Selain itu, kedepannya ia pun berharap dapat membuka sebuah galeri batik nusantara. “Saya pengen punya galeri yang memang disana pusat batik nusantara, dengan ciri khas Andena Batik. Punya warna-warna trendi anak muda dengan motif baru yang tetap memiliki dan mengangkat nilai-nilai budaya,” harapnya.* (unpad.ac.id)

————

BIODATA PERUSAHAAN

Nama usaha :
Batik Tasik Outlet

Tahun pendirian usaha:
2010

Alamat:
Jl. Panunggal Ciawi RT.02 RW.06 kel/kec: Cipedes, Tasikmalaya 4613

Industri / Bidang usaha:
Kerajinan (Batik)

Omset per bulan:
8.000.000

Jumlah karyawan:
5 orang

LATAR BELAKANG PRIBADI DAN USAHA (ESAI PENDEK)

1. Ceritakan sedikit tentang latar belakang bisnis yang baru Anda rintis dan pencapaian yang sudah didapati selama ini?

Bisnis Batik ini dimulai ketika saya bergabung dengan komunitas bisnis universitas dan ikut dalam acara badzar dies natalies. Saya mendapati tempat untuk berjualan, saya berinisiatif untuk mengembangkan Batik yang dimiliki dari daerah saya di tasikmalaya.

Pertamakali yang saya lakukan saya menjual batik masih dengan kisaran harga murah tanpa melihat pasar batik yang sudah ada. Darisana saya mempunyai inisiatif untuk lebih mengembangkan usaha batik karena melihat pasar yang cukup bagus.

Dengan berjualan online saya memilih berjualan ini tanpa harus menyita banyak waktu yang digunakan, saya cukup membutuhkan waktu sekitar 3 jam untuk menjualnya lewat facebook maupun website lainnya.
Bisnis Batik cukup menarik saya untuk lebih mengembangkan batik dengan inovasi terbaru yaitu dengan lebih mengkombinasikan dengan warna-warna berani dan dengan icon nusantara yang bisa mengangkat nilai seni yang dimiliki Indonesia.
|
Batik Tasik Outlet sudah berkembang hampir di 1 tahun umurnya tidak sedikit untuk kedepannya menjadi pembelajaran untuk lebih mengembangkan Batik. Ini menjadi pembelajaran dan motivasi kuat untuk selalu memperbaiki diri agar masyarakat lebih mengenal batik tasik outlet.

2. Apa yang telah Anda lakukan dalam mengangkat perekonomian daerah Anda?

  • Disekitar Tasikmalaya
    Dalam skala kecil Batik Tasik Outlet bisa memperkerjakan ibu-ibu rumah tangga disekitar wilayah tasikmalaya, Hampir seluruh karyawan adalah karyawan asli yang bertempat tinggal disekitar Batik Tasik Outlet. Mulai dari Pengrajin Batik dan pemasaran Untuk Wilayah Kota Bandung.
  • Untuk agen dan reseller
    Agen dan Reseller bersama – sama saling memberikan keuntungan satu sama lain ditengah bersaingnya batik yang sudah ada sekarang ini.
  • Untuk Wilayah Kota Bandung dan Jakarta
    Batik Tasik Outlet memberikan inovasi terbaru ditengah saya menjalani menjadi seorang mahasiswa, saya bisa memberikan pasar dalam dan luar khususnya kota bandung dan Jakarta untuk lebih mengenal Batik dalam mencintai Budaya yang dimiliki bangsa kita.

3. Apa motivasi Anda dalam mengikuti kontes ini, dan kenapa Anda layak disebut sebagai ikon wirausaha muda di dunia startup dari kota Anda?

  • Batik Tasik Outlet didirikan oleh saya sendiri yang berstatus segahai mahasiwa. Hal Ini membuat saya mampu walaupun masih berstatus mahasiswa bisa menjadi salah satu mahasiswa yang berhasil berwirausaha. Padahal banyak mahasiswa saat ini yang setelah lulus langsung bekerja. Padahal berwirausaha itu sangat menyenangkan. Produk kami ini mampu bersaing dengan pengusaha batik besar baik pasar local maupun luar.
  • Memotivasi mahasiswa untuk terus berwirausaha sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.
  • Saya bisa membuktikan dengan kerja keras dan kemauan walaupun saya tinggal di perantauan saya masih bisa berkreasi ditengah persaingan ekonomi yang sangat pesat.
  • Motifasi mengikuti kontes ini yaitu supaya rakyat indonesia lebih menghargai dan mencintai batik, karena merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan. Oleh karena itu, produk ini dibuat dengan inovasi terbaru dan menyesuaikan perkembangan zaman tanpa menghilangkan nilai karakterisktik budaya, sehingga motif yang telah ada tidak hilang namun menjadi lebih menarik dengan taburan nilai seni sentuhan komik dengan corak nusantara yang bisa mengangkat icon menarik yang dimiliki tiap kota di indonesia.

Sumber Artikel ke 2: http://startupicon.com/andena-hirma-putri


Tentang saepudin

Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : 1. Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju https://saepudinonline.wordpress.com 2. Anda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Mari kita saling menghargai sebuah karya... Terima kasih atas kunjungannya. Mohon beri komentar atau saran untuk menyempurnakan website ini. Salam sukses selalu..
Pos ini dipublikasikan di Cerita Inspiratif dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s