Pembagian Dividen pada Yayasan

Suhartono

SAYA pengurus dari suatu yayasan di Jakarta. Sudah kurang lebih 10 tahun yayasan yang saya urus menanamkan modal di suatu perusahaan jasa sebanyak 50 persen dari total saham sebesar Rp300 juta (modal perusahaan jasa Rp600 juta). Apakah benar dengan mempunyai saham 50 persen dari perusahaan jasa tersebut yayasan tidak dipotong pajak dividen kalau perusahaan jasa tersebut membagi dividen kepada yayasan (perusahaan jasa sudah bayar pajak).

Kalau tidak dipotong, bagaimana yayasan memasukkan pendapatan dividen itu ke dalam SPT tahunan yayasan dan apakah tetap tidak bayar pajaknya? Di samping yayasan ikut penyertaan modal ke perusahaan jasa tersebut, yayasan juga ada kegiatan membuka kursus bahasa yang hasilnya yayasan membayar pajak. Terima kasih atas perhatian dan penjelasannya.

Aldi

Jakarta

JAWABAN:

Terima kasih atas pertanyaan yang bapak sampaikan kepada kami, sebelum menjawab pertanyaan bapak akan kami jelaskan terlebih dahulu dasar hukum yang menjadi acuannya. Yaitu Pasal 4 ayat (1) huruf g Undang-Undang Pajak Penghasilan (UU Nomor 36 Tahun 2008)

Pasal 4

(1) Yang menjadi objek pajak adalah penghasilan, yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak, baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia, yang dapat dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan Wajib Pajak yang bersangkutan, dengan nama dan dalam bentuk apa pun, termasuk:

g. dividen, dengan nama dan dalam bentuk apa pun, termasuk dividen dari perusahaan asuransi kepada pemegang polis, dan pembagian sisa hasil usaha koperasi;

Sedangkan juga di Pasal 4 ayat (3) huruf f dan huruf i, Yang dikecualikan dari Objek Pajak adalah:

f. dividen atau bagian laba yang diterima atau diperoleh perseroan terbatas sebagai Wajib Pajak dalam negeri, koperasi, badan usaha milik negara, atau badan usaha milik daerah, dari penyertaan modal pada badan usaha yang didirikan dan bertempat kedudukan di Indonesia dengan syarat:

1. dividen berasal dari cadangan laba yang ditahan; dan

2. bagi perseroan terbatas, badan usaha milik negara dan badan usaha milik daerah yang menerima dividen, kepemilikan saham pada badan yang memberikan dividen paling rendah 25% (dua puluh lima persen) dari jumlah modal yang disetor.

i. bagian laba yang diterima atau diperoleh anggota dari perseroan komanditer yang modalnya tidak terbagi atas saham-saham, persekutuan, perkumpulan, firma, dan kongsi, termasuk pemegang unit penyertaan kontrak investasi kolektif;

Namun di dalam memori penjelasan di Pasal 4 ayat 3 huruf f UU PPh, ditegaskan bahwa dalam hal penerima dividen atau bagian laba adalah Wajib Pajak selain badan-badan tersebut di atas, seperti orang pribadi baik dalam negeri maupun luar negeri, firma, perseroan komanditer, yayasan dan organisasi sejenis dan sebagainya, maka penghasilan berupa dividen atau bagian laba tersebut tetap merupakan Objek Pajak.

Artinya maka dividen yang diterima oleh Yayasan merupakan objek pajak dan dikenakan Pajak Penghasilan Pasal 23 sebesar 15 persen. Adapun pihak perusahaan jasa yang memberikan dividen tersebut wajib memotong PPh Pasal 23 kepada Yayasan dan atas bukti pemotongan pajak penghasilan tersebut merupakan kredit pajak penghasilan untuk perhitungan SPT Tahunan PPh Badan yang dimasukkan ke dalam kolom formulir SPT 1771 III .

Sedangkan atas penghasilan Yayasan berupa kursus bahasa yang merupakan objek pajak penghasilan dilaporkan kedalam formulir SPT Tahunan PPh Badan 1771 dan digabungkan dengan penghasilan dari dividen yang diterima tersebut dikelompokkan kedalam penghasilan dari luar usaha. Demikianlah penjelasan dari kami, semoga bermanfaat. (jurnas.com)

Tentang saepudin

Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : 1. Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju https://saepudinonline.wordpress.com 2. Anda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Mari kita saling menghargai sebuah karya... Terima kasih atas kunjungannya. Mohon beri komentar atau saran untuk menyempurnakan website ini. Salam sukses selalu..
Pos ini dipublikasikan di Seputar Yayasan-LSM dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s