Pajak Terhadap Yayasan

Oleh : Lena Yong

Kita ketahui saat ini ada begitu banyak Yayasan yang diidrikan entah itu bentuk yayasana keagamaan atau Yayasan pendidikan.Seiring waktu Yayasan semakin memperluas jangkauannya seperti yang kita lihat perkembangan yayasan pendidikan yang memiliki omzet bisa miliaran.

Bagaimana perlakuan pajak bagi Yayasan ? Perlakuan pajak terhadap Yaysana berbeda-beda dilihat dari hasil penghasilan yayasan tersebut.

Secara umum,  yayasan memiliki penghasilan  sumbangan dan dari kegiatan yang dilakukannya. Penghasilan yayasan yang berasal dari sumbangan dikecualikan karena bukan menjadi objek pajak sepanjang diterima dari pihak yang tidak memiliki hubungan usaha, pekerjaan, kepemilikan atau penguasaan dengan yayasan.

Terhadap penghasilan yayasan yang berasal dari kegiatan yang bersifat komersial, seperti penjualan buku, berlaku ketentuan perpajakan yang sama dengan apabila kegiatan tersebut dilakukan oleh badan usaha.

Seperti kewajiban untuk membayar Pajak Penghasilan atas laba bersih yang diperoleh dan juga kewajiban untuk memungut PPN jika atas kegiatan tersebut terutang PPN dan memenuhi batasan untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak

Apabila  yayasan menerima sumbangan dari pihak yang ada hubungan usaha, pekerjaan, kepemilikan atau penguasaan dengan yayasan, maka sumbangan tersebut menjadi terutang Pajak Penghasilan.

Objek pajak yayasan sesuai Pasal 4 ayat (1) UU PPh meliputi :

1.penghasilan yang diterima atau diperoleh dari usaha, pekerjaan, kegiatan, atau jasa;

2.bunga deposito, bunga obligasi, diskonto SBI dan bunga lainnya;

3.sewa dan imbalan lain sehubungan dengan penggunaan harta;

4.keuntungan dari pengalihan harta, termasuk keuntungan pengalihan harta yang semula berasal dari bantuan, sumbangan atau hibah;

5.pembagian keuntungan dari kerja sama usaha.

Kewajiban  Yayasan sebagai Wajib pajak

Yayasan mendaftarkan diri sebagai WP untuk mendapatkan NPWP, melaporkan usaha untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak apabila menyerahkan BKP/JKP, menyelenggarakan pembukuan, menghitung dan memperhitungkan pajak, memotong atau memungut pajak dari penghasilan atau obyek yang wajib dipotong atau dipungut, membayar dan menyetor pajak dan melaporkan SPT masa dan tahunan.

Pajak yang dikenakan untuk Yayasan Pendidikan :

a.Wajib Pajak mempunyai kewajiban menyetor dan melaporkan PPN atas Kegiatan Membangun Sendiri sebesar 10 % x 40 % x Biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan gedung/bangunan apabila membangun sendiri gedung dengan luas bangunan paling sedikit 300 m2.

b.Wajib Pajak mempunyai kewajiban memotong dan menyetor serta melaporkan PPh Pasal 4 (2) atas kegiatan pembangunan gedung yang dilakukan oleh kontraktor atau pihak lain dan atas semua kegiatan jasa kontruksi lainnya.

c.Wajib Pajak mempunyai kewajiban memotong dan menyetor serta melaporkan

PPh Pasal 21 atas kegiatan yang merupakan objek PPh Pasal 21 termasuk gaji guru dan karyawan lain.

d.Wajib Pajak mempunyai kewajiban memotong dan menyetor serta melaporkan

PPh Pasal 23 atas kegiatan yang merupakan objek PPh Pasal 23 antara lain atas sewa kendaraan, jasa katering, dan jasa lain objek PPh Pasal 23.

e.Wajib Pajak mempunyai kewajiban menyetor serta melaporkan PPh Pasal 25 bulanan  apabila ada PPh Pasal 25 yang harus disetor, kalau tidak ada hanya wajib melaporkan tiap bulan.

f.Wajib Pajak mempunyai kewajiban menyetor serta melaporkan SPT Tahun PPh Badan terhadap sisa lebih laba yayasan yang berasal dari objek pajak setelah dalam jangka waktu empat tahun  tidak digunakan untuk pembangunan gedung dan sarana prasarana.

g.Wajib Pajak tidak mempunyai kewajiban penyetoran SPT Tahunan PPh Badan apabila dalam jangka empat tahun sisa laba yayasan digunakan untuk pembangunan gedung dan sarana prasarana. Hanya berkewajiban melaporkan SPT Tahunan PPh Badan Nihil.

Sumber: managedaily.co.id

Tentang saepudin

Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : 1. Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju https://saepudinonline.wordpress.com 2. Anda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Mari kita saling menghargai sebuah karya... Terima kasih atas kunjungannya. Mohon beri komentar atau saran untuk menyempurnakan website ini. Salam sukses selalu..
Pos ini dipublikasikan di Seputar Yayasan-LSM. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s