Membangun UMKM yang Sukses dan Strategi Bisnisnya

Strategi Membuka dan Membangun UMKM yang Sukses. Dengan melihat potensi dan kreativitas yang dimiliki pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Tanah Air, sektor ini diyakini akan mampu mengalahkan UMKM China dan India.

Hal itu diungkapkan Ketua Kompartemen Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Romi Lesmana di kantornya, Jakarta, Rabu (13/2/2013). Ia beralasan, UMKM Indonesia bisa terus berkembang meski tanpa dukungan penuh pemerintah. Sementara di India dan China, pemerintah telah membantu sektor usaha UMKM mereka.

Apa Itu UMKM dan Bagaimana cara Membangun UMKM?

(UKM) merupakan salah satu bagian penting dari perekonomian sebuah negara ataupun daerah. Di Indonesia, UKM memiliki peranan penting dalam perekonomian rakyat, seperti membantu pemerintah menciptakan lapangan kerja baru. Selain itu, usaha jenis ini banyak menciptakan unit-unit kerja baru yang memanfaatkan tenaga-tenaga baru sehingga dapat mendukung pendapatan rumah tangga.

Dibanding usaha yang berkapasitas lebih besar, Usaha Kecil Menengah memiliki fleksibilitas lebih tinggi. Usaha kecil ini perlu mendapatkan perhatian khusus dan didukung oleh informasi akurat. Dengan cara seperti ini, akan terbentuk link bisnis yang terarah antara pelaku UKM dan jaringan pasar. Untuk membangun jaringan pasar, ada dua aspek yang harus dikembangkan.

  1. Membangun sistem promosi untuk penetrasi pasar.
  2. Merawat jaringan pasar untuk mempertahankan pangsa pasar.

Produktivitas dalam Membangun UMKM

Rendahnya tingkat produktivitas, rendahnya nilai tambah, dan rendahnya kualitas produk, adalah kinerja paling menonjol yang dihadapi oleh sebagian besar usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Usaha ini  memang menjadi lapangan kerja bagi sebagian pekerja di Indonesia, tetapi kontribusi dalam output nasionalnya rendah.

Jika upah dijadikan produktivitas, upah rata-rata pada usaha mikro dan kecil sebagian besar berada di bawah rata-rata. Keadaan ini merefleksikan produktivitas sektor mikro dan kecil lebih rendah daripada usaha yang lebih besar.

Rendahnya Produktivitas dalam Membangun UMKM

Rendahnya tingkat penguasaan teknologi dan kemampuan wirausaha di kalangan UMKM adalah beberapa faktor penyebabnya. Pengembangan UMKM selama ini tidak banyak memberikan kontribusi maksimal terhadap peningkatan kinerja usaha ini. Sementara itu, perkembangan ekonomi yang semakin luas mengakibatkan tingkat daya saing kita tertinggal dengan negara-negara tetangga.

Solusi dalam Membangun UMKM

Langkah bersama untuk mengangkat kemampuan teknologi dan daya inovasi dapat meningkatkan daya saing UMKM. Inovasi di sini berarti sesuatu yang baru bagi komunitas usaha kecil yang bersangkutan. Ekonomi akan maju jika ditunjang oleh tingkat perkembangan technical change yang berarti tahap penguasaan teknologi dan dibangun di atas pengalaman.

Agar pengenalan teknologi dapat menghasilkan technical change dan inovasi di dalam dunia usaha, diperlukan hal-hal berikut.

  • Kemampuan UKM menyerap, mengadopsi, dan menerapkan teknologi baru dalam usahanya.
  • Tingkat kompatibilitas teknologi (spesifikasi, harga, dan tingkat kerumitan) dengan kebutuhan serta kemampuan UKM yang ada.
  • Tersedianya dukungan teknis yang relevan dan bermutu dalam proses pembelajaran menggunakan teknologi baru.

Membangun UMKM yang Menguntungkan

Usaha kecil yang menguntungkan merupakan sebuah impian berharga bagi sebagian orang. Membangun UMKM bukanlah hal yang mudah karena jumlah orang yang gagal saat mendirikan usaha lebih banyak daripada yang sukses. Pengetahuan, pengalaman, dan jaringan, adalah faktor terpenting dalam memulai sebuah usaha.

  1. Pengetahuan, Pengetahuan tentang ilmu usaha penting sekali dikuasai. Seseorang yang membuka usaha jika tidak memperhitungkan modal, pengeluaran, pemasukan, dan lain-lain secara matang, bisa saja besar pasak daripada tiang. Usaha yang dibangunnya akan cepat hancur. Sebaliknya, usaha yang dikelola dengan pengetahuan yang mumpuni, pastinya akan tumbuh menjadi usaha yang besar.
  2. Pengalaman, Pengalaman adalah guru yang berharga. Pengalaman yang berkaitan dengan usaha dapat diperoleh saat memulai usaha. Kita jangan takut dengan kegagalan karena kegagalan merupakan pengalaman yang berharga. Jadi, pengalaman adalah hal yang penting dalam membangun sebuah usaha.
  3. Jaringan Usaha, Manusia adalah makhluk sosial. Artinya, manusia tidak bisa hidup sendiri dan saling membutuhkan. Usaha mandiri dapat berjalan jika kita memiliki jaringan usaha yang luas dan baik.

Membangun UMKM hari ini dapat berubah menjadi usaha besar di esok hari. Ingat, jangan takut gagal karena tidak ada orang sukses di dunia ini yang tidak pernah gagal.

Strategi Memulai dan Membangun UMKM

Untuk Membangun UMKM, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan. Simaklah tips-tips berikut ini yang mengulas tentang memulaai bisnis usaha kecil menengah.

  1. Mulailah dari Kesenangan Pribadi,  Carilah usaha yang memang Anda sukai atau sesuai dengan kemampuan Anda. Kemampuan merupakan modal yang utama. Anda bisa merenungkan apa saja yang Anda kuasai dan mampu Anda kerjakan dengan baik. Kemampuan dan kesenangan terhadap sesuatu pekerjaan akan terus berkembang seiring waktu berjalan. Anda pun mengetahui seluk beluk perkerjaan yang Anda lakukan.
  2. Mengukur Peluang Usaha dari Usaha Baru yang akan Dibuat, Semua usaha baru dimulai karena ada faktor kebutuhan. Setelah Anda melakukan survei mengenai kebutuhan pasar mengenai bisnis yang akan dijalankan, keputusan untuk memulai bisnis pun bisa diambil. Jika pasar memiliki nilai potensial, bisnis dapat dijalankan dan dikembangkan.
  3. Mencari Modal dan Rekan Kerja, Jika Anda tidak memiliki modal sendiri, Anda perlu menjalin kerja sama dengan pihak lain. Dalam hal ini, kerja sama yang dilakukan mengenai peminjaman modal. Seperti diketahui bersama bahwa masalah keuangan merupakan masalah yang sensitif. Jadi, jika Anda akan bekerja sama dengan orang lain, disarankan untuk berhati-hati karena sekarang ini banyak sekali kasus penipuan. Ketika Anda memiliki ide dan orang lain yang menggelontorkan dananya, dibutuhkan kepercayaan yang tinggi di antara keduanya. Misalnya, jika suatu usaha menjadi sukses, ada saja halangan yang mengganjal, misalnya si pemodal mengklaim usaha yang telah berkembang ini berhasil karena uang yang dia gelontorkan sebagai modal. Jadi, dibutuhkan kepercayaan yang tinggi terhadap partner kerja.
  4. Terlibat Langsung dalam Bisnis yang Dijalankan, Jika membuka usaha kecil menengah untuk yang pertama kalinya, usahakan Anda ikut terjun langsung dalam mengelola bisnis usaha kecil menengah. Jika sudah cukup waktu dan anak buah sudah bisa diberi tanggung jawab, delegasikan wewenang kepada anak buah. Usaha kecil menengah pada umumnya harus dikelola sendiri. Jika sistem administrasi dan organisasi usaha kecil menengah belum kokoh, jangan diserahkan kepada anak buah atau orang lain, Anda tetap harus mengawasinya karena masih berisiko terjadi penyimpangan.
  5. Pemilihan Lokasi dan Tata Letak yang Baik, Hal yang tidak kalah penting dalam memulai bisnis usaha kemcil menengah adalah pemilihan lokasi dan tata letak ruangan. Pemilihan lokasi sangat berpengaruh karena lokasi yang strategis akan berpengaruh pad tinggkat penjualan. Selain itu, tata letak dan dekorasi ruang pun berpengaruh untuk menarik konsumen. Letak yang strategis pun merupakan bentuk promosi yang sangat efektif.
  6. Tidak Perlu Pusing dengan Izin dan Surat-surat, Pada awal pendirian usaha kecil menengah, Anda tidak usaha pusing-pusing mengurus surat izin karena pengurusan surat izin usaha kecil menengah dapat dilakukan sambil usaha tetap berjalan. Hal ini berbeda dengan usaha yang membutuhkan modal besar dan lokasi yang besar sehingga bisa mengganggu lingkungan.

Sambil bisnis usaha kecil berjalan, Anda bisa mengurus surat perizinan sebagai badan usaha. Perizinan usaha sangat dibutuhkan karena kedepannya jika usaha Anda semakin berkembang, akan mempermudah segal urusan yang berhubungan dengan birokrasi. Bagi Anda yang masih belum memiliki pekerjaan, membuka lapangan pekerjaan yang baru seperti usaha kecil menengah lebih baik jika dibandingkan hanya menunggu panggilan kerja yang tidak kunjung datang. Yang sudah bekerja pun berpeluang untuk membuka usaha kecil menengah.

Membangun umkm memang sebuah tantangan tersendiri sebab di sepanjang perjuangan anda banyak sekali pengalaman yang ditemukan. Tidak jarang hambatan tersebut malah semakin membuat kinerja anda moncer. Namun ada juga yang gagal ditengah jalan akibat kurang berhati-hati dalam mengambil langkah bisnis. (gresik.co)

About these ads

Tentang saepudin

Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : 1. Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju http://saepudinonline.wordpress.com 2. Anda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Mari kita saling menghargai sebuah karya... Terima kasih atas kunjungannya. Mohon beri komentar atau saran untuk menyempurnakan website ini. Salam sukses selalu..
Tulisan ini dipublikasikan di Tips Bisnis, Tips dan Trik, UMKM dan tag , , . Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s