Perbedaan Transaksi LC Impor, LC Lokal, LC Non Impor

Jenis Letter of Credit atau disingkat LC :

  1. Ditinjau dari sisi pembayaran
  • Sight LC
  • Usance LC
  • Upas LC
  • Defered Payment LC
  1. Ditinjau dari sisi Keterlibatan pihak lain :
  • Confirm LC
  • Transferable LC
  • Claim reimbursement LC dll

Serta lainnya, baik yang secara tegas tersurat di UCP 600 maupun hasil modifikasi dari transaksi.

Dari sudut pandang Operasional Letter of Credit dalam hal ini, tetapi tidak terbatas, oleh Bank sebagai pihak yang paling dominan karena sebagai penerbit dan pelaksana fungsi-fungsi lain, memiliki terminologi yang semestinya juga dipahami oleh pihak-pihak terkait, terutama oleh importir/applicant maupun eksportir/beneficiary, terminologi pembedaan istilah transaksi tersebut yaitu :

LC IMPOR.

adalah transaksi LC standard seperti yang sudah biasa kita kenal, merupakan instrumen penjaminan pembayaran dari bank atas transaksi perdagangan ekspor atau impor yang meliputi pergerakan barang yang masuk ke wilayah pabean negara applicant yang sekaligus sebagai importir.

sebagai contoh : applicant/Importir  dari Indonesia, Beneficiary/Eksportir dari Amerika, barang dikirim dari Amerika ke Indonesia.

LC LOKAL.

adalah transaksi LC standard seperti yang sudah biasa kita kenal, yang merupakan instrumen penjaminan pembayaran dari bank atas transaksi perdagangan dalam negeri yang meliputi pergerakan barang di dalam wilayah pabean negara applicant dan juga beneficiary.
Contoh : Applicant dari Jakarta membeli barang dari Beneficiary dari Bandung, barang dikirim dari Bandung ke Jakarta.

LC NON IMPOR.

adalah transaksi LC standard seperti yang sudah biasa kita kenal, yang merupakan instrumen penjaminan pembayaran dari bank atas transaksi perdagangan ekspor impor yang meliputi pergerakan barang yang tidak memasuki wilayah pabean negara applicant tetapi memasuki wilayah pabean negara lain sebagai negara importir.

Contoh :
Applicant dari Indonesia, Beneficiary dari Amerika, barang dikirim dari Amerika ke Malaysia.
Applicant dari Indonesia, Beneficiary dari Amerika, barang dikirim dari Inggris ke Singapura.

Dalam prakteknya, ada begitu banyak variasi dan pengembangan transaksi yang akhirnya dapat menciptakan terminologi-terminologi baru untuk memfasilitasi perkembangan transaksi perdagangan. bagi kita yang penting kita berpegangan pada konsep bahwa dalam transaksi Letter of Credit pihak-pihak yang terlibat adalah Applicant dan Beneficiary, sedangkan dalam transaksi perdagangan ekspor impor pihak-pihak yang terlibat adalah eksportir dan importir, dalam LC import applicant sama dengan Importir sedangkan dalam Non Impor, applicant biasanya tidak sama dengan Importir.

setelah membaca artikel ini mudah-mudahan kita bisa menganalisa sendiri jika barang yang diperdagangkan oleh penjual di dalam negeri, pembeli di dalam negeri, sedangkan barang dikirim dari luar negeri ke dalam negeri itu menggunakan LC Lokal atau LC Impor. (Sumber:transaksiluarnegeriku.blogspot.com)

About these ads

Tentang saepudin

Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : 1. Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju http://saepudinonline.wordpress.com 2. Anda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Mari kita saling menghargai sebuah karya... Terima kasih atas kunjungannya. Mohon beri komentar atau saran untuk menyempurnakan website ini. Salam sukses selalu..
Tulisan ini dipublikasikan di Letter of Credit. Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s