Pemilihan Pemuda Pelopor

Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Kota Salatiga Tahun 2010

Menindaklanjuti Radiogram Gubernur Jawa Tengah Nomor 427 / 473 tanggal 12 Mei 2010 tentang Kegiatan Pemilihan Pemuda Pelopor, bersama ini kami sampaikan bahwa Kota Salatiga akan melaksanakan Seleksi Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Kota Salatiga Tahun 2010.

1. DASAR
a. Undang – Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan;
b. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja Pemerintah;
c. Surat Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah Nomor 427 / 491 tentang Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Pemuda Pelopor Tahun 2010;

2. NAMA KEGIATAN
Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Kota Salatiga.

3. PELAKSANAAN
Jadwal Pelaksanaan Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Kota Salatiga Tahun 2010:

1. 15 Mei – 7 Juni 2010
Sosialisasi Pemilihan Pemuda Pelopor Panitia Kota Tingkat Kota Salatiga Tahun 2010 Salatiga
Keterangan: Panitia Kota Salatiga

2. 8 Juni – 15 Juni 2010
Pendaftaran Peserta Pemuda Pelopor
Keterangan: Panitia Kota Salatiga

3. 16 Juni – 18 Juni 2010
Seleksi Administrasi / Penilaian Administratif
Keterangan: Panitia Kota Salatiga

4. 19 Juni -23 Juni 2010
Seleksi Teknis / Penilaian Lapangan (Fact Finding)
Keterangan: Panitia Kota Salatiga

5. 24 Juni 2010
Penentuan calon oleh Panitia
Keterangan: Panitia Kota Salatiga

6. 25 Juni – 29 Juni 2010
Pengajuan calon ke Walikota Salatiga untuk dicalonkan pada Tingkat Provinsi Jawa Tengah
Keterangan: Panitia Kota Salatiga

7. 30 Juni 2010
Pengajuan calon Kota Salatiga ke Panitia Provinsi
Keterangan: Panitia Kota Salatiga

8. 2 Juni – 29 Oktober 2010
Pemilihan Tingkat Provinsi sampai dengan Penyerahan Penghargaan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional
Keterangan: Penanggung Jawab Panitia Pusat

4. PESERTA
a. Warga Negara Indonesia yang memenuhi kriteria:
1) Berusia antara 16 sampai dengan 30 tahun pada tahun 2010 dengan melampirkan foto copy akte kelahiran yang dilegalisir oleh pejabat berwenang;
2) Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
3) Memiliki idealisme, kejujuran, integritas kepribadian, bijaksana, berbudi pekerti dan bermartabat;
4) Memiliki loyalitas terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI), serta
tidak cacat hukum;
5) Memiliki suatu karya nyata yanq dilaksanakan secara konsisten, gigih yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, karena mampu memberikan nilai tambah pada aspek kehidupan masyarakat;
6) Mendapatkan pengakuan dari Pemerintah atas peranan dan kontribusi karya nyata di bidang yang dipeloporinya.

b. Bukan Pegawai Negeri Sipil ( PNS ), Pegawai Badan Usaha Milik Negara / Daerah (BUMN / BUMD), dan tidak sedang mendapatkan beasiswa atau penugasan penelitian dari Instansi / Lembaga;
c. Kepeloporan yang dicapai telah diimplementasikan paling sedikit 2 (dua ) tahun;
d. Belum pernah melakukan perbuatan tercela, atau merugikan masyarakat dan/atau lingkungan (dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian );
e. Sehat ( dibuktikan dengan Surat Keterangan Dokter);
f. Belum pernah memperoleh Penghargaan terbaik satu, dua, atau tiga dalam
Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional sebelumnya;

5. BIDANG PENILAIAN KEPELOPORAN
a. Kewirausahaan
Kepeloporan di bidang kewirausahaan adalah upaya yang dilakukan oleh pemuda dalam menciptakan atau mengembangkan inovasi produk yang bertumpu/berbasis pada sumber daya lokal, sehingga memiliki nilai tambah, seperti sesuatu yang tidak bermanfaat menjadi memiliki nilai ekonomi, serta telah dapat dimanfaatkan dan berhasil meningkatkan perekonomian, taraf hidup, dan kesejahteraan rakyat.
b. Pendidikan
Kepeloporan di bidang pendidikan adalah upaya yang dilakukan oleh pemuda dalam menciptakan atau mengembangkan inovasi teknologi pendidikan, metode pembelajaran, dan/atau pengembangan alat bantu pembelajaran, yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar, baik formal, non formal, maupun informal.
c. Teknologi Tepat Guna
Kepeloporan di bidang Teknologi Tepat Guna adalah upaya yang dilakukan oleh pemuda dalam menciptakan dan/atau mengembangkan rancang bangun teknologi sederhana yang dapat diaplikasikan untuk mengatasi permasalahan atau mempermudah kehidupan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
d. Seni Budaya dan Pariwisata
Kepeloporan di bidang Seni Budaya dan Pariwisata adalah suatau rangkaian kegiatan secara terpadu dalam menciptakan/menemukan kreasi dan atau pelestarian dan pengembangan sen/budaya yang dapat menggugah apresiasi senibudaya dikalangan masyarakat dan mengangkat citra senibudaya bangsa Indonesia serta bermanfaat dalam promosi pariwisata Indonesia.
e. Kebaharian dan Kelauatan
Kepeloporan di bidang Kebaharian dan Kelautan adalah prakasa dan perintisan pemuda dalam memelihara dan memanfaatkan potensi sumberdaya bahari dan laut, meliputi sumber daya laut, biota laut, pantai dan/atau terumbu karang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

6. SISTEM PEMILIHAN
Pemilhan Pemuda Pelopor menganut sistem terbuka, artinya pemuda pelopor dapat dicalonkan oleh masyarakat luas, antara lain oleh organisasi pemuda, ormas, lembaga swadaya masyarakat, lembaga pemerintah, pers, dan lain – lain.

7. MEKANISME PEMILIHAN
a. Pemuda Pelopor dicalonkan oleh masyarakat luas, organisasi pemuda, ormas, lembaga swadaya masyarakat, lembaga pemerintah, melalui Lurah yang diketahui Camat setempat dan ditujukan kepada Panitia Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Kabupaten / Kota.
(Sekretariat: Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Salatiga, Jalan LMU Adisucipto Nomor 2 cq Bidang Pemuda dan Olahraga)
b. Pada Tingkat pertama, informasi pencalonan Pemuda Pelopor meliputi identitas calon dan uraian singkat tentang nilai kelayakan kepeloporan pemuda yang telah disusun dalam formulir isian (dapat diambil pada Sekretariat Panitia Pemilihan)
c. Panitia Pemilihan Tingkat Kabupaten/Kota melakukan seleksi verifikasi terhadap kebenaran data calon, melalui seleksi administratif dan pengamatan langsung dilapangan (fact finding), kemudian ditetapkan 3 (tiga) orang dari masing-masing bidang untuk diusulkan kepada Bupati/Walikota sebagai Pemuda Pelopor tingkat Kabupaten/Kota tahun 2010.
d. Bupati /Walikota menetapkan Pemuda Pelopor tingkat Kabupaten/Kota untuk masing-masing bidang sebanyak 3 (tiga) orang serta mengusulkan kepada Gubernur satu orang terbaik dari masing-masing bidang untuk mengikuti seleksi Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi.

8. ASPEK PENILAIAN
a. Aspek Integritas Kepribadian
b. Aspek Kapasitas Diri Dalam Kepeloporan
Demikian rencana kegiatan Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Kota Salatiga Tahun 2010 untuk menjadikan periksa.
PANITIA PEMILIHAN PEMUDA PELOPOR TINGKAT KOTA SALATIGA,
Ketua,
H. PRIYONO SOEDHARTO, SH.

About these ads

Tentang saepudin

Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog dengan catatan : 1. Anda harus mencantumkan sumber tulisan dengan link aktif menuju http://saepudinonline.wordpress.com 2. Anda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan TERMASUK SEMUA LINK YANG ADA DI DALAM ARTIKEL harus tetap ada dan aktif. Mari kita saling menghargai sebuah karya... Terima kasih atas kunjungannya. Mohon beri komentar atau saran untuk menyempurnakan website ini. Salam sukses selalu..
Tulisan ini dipublikasikan di Pemuda Pelopor. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s